Selamat datang di Madrasah Aliyah Negeri Pangkalan Balai * * * * Manpaba meraih peringkat pertama Madrasah Sehat Tingkat Provinsi dan Peringkat Kedua Lomba Satker Open Source Award (SOSA) 2013 tingkat Provinsi Sumatera Selatan * * * Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1435 H

Rabu, Januari 08, 2014

MANPABA RAIH JUARA 2 SOSA 2013

Do you want to share?

Do you like this story?



Pangkalan Balai, Humas.
MAN Pangkalan Balai (manpaba) berhasil meraih peringkat ke-2 pada ajang Satker Open Source Award (SOSA) 2013 yang digelar oleh Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 16-20 Desember 2013 yang lalu.
Tropi dan piagam penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Kepala Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Najib Haitami, MM pada acara bazar yang digelar dalam rangka hari amal bakti kementerian agama ke-68, di Halaman Kantor Kemenag Sumsel Senin (6/1) lalu.
Manpaba berhasil meraih peringkat ke-2 dengan selisih 6 poin dari peringkat pertama yang diraih MAN 3 Model Palembang. Peraihan prestasi ini setidaknya membuktikan bahwa manpaba tetap konsisten dan komitmen dalam migrasi perangkat lunak legal open source.
Kepala Manpaba Hazdi, S. Pd mengungkapkan rasa gembira atas prestasi yang diraih manpaba ini, jika tahun lalu 2013 kita meraih peringkat ke-3 dan ditahun ini kita meraih peringkat ke-2, insya Allah tahun depan bisa jadi peringkat pertama, harap Hazdi dengan optimis.
Hazdi juga mengungkapkan bahwa, manpaba kembali akan berlaga pada Indonesia Open Source Software Award (IOSA) tahun 2014 yang digelar oleh Kominfo RI, tahun lalu kita sudah ikut, namun belum meraih prestasi, mudah-mudahan tahun ini, jelasnya.
Kedepan manpaba juga akan melaksanakan beberapa kegiatan berkenaan penggunaan software open source ini, kita berharap software ini menjadi software utama aktivitas perkantoran di madrasah.
Banyak hal yang diperoleh lanjut Hazdi, dengan menggunakan software ini kita tidak hanya mendukung program pemerintah, akan tetapi kita juga membantu penghematan anggaran negara yang diperuntukkan pembelian perangkat lunak berbayar, jika kita komulatifkan seluruh satker membeli software berbayar ini, maka jumlahnya bahkan bisa milyar rupiah, tambahnya.
“Semua kebijakan dan program yang kami laksanakan tersebut adalah wujud komitmen kami dalam menerapkan penggunaan software yang bebas bajakan”, papar Hazdi.
Sementara itu Tim TIK Manpaba Lusi Suryadi, S. Pd disela-sela perbaikan perangkat ICT di laboratorium Komputer manpaba, Rabu (8/1) mengungkapkan dari hasil perolehan prestasi manpaba pada ajang SOSA 2013 ini, manpaba akan terus berbenah terutama perangkat ICT yang ada, kita akan membangun system computer terpadu di laboratorium manpaba ini, dimana lab ICT ini akan menjadi sarana pembelajaran, workshop, kursus, sosialisasi, dan pengembangan perangkat lunak Free Open Source Software (FOSS), jelas guru Fisika dan TIK ini.
Kita akan mewujudkan program manpaba bebas bajakan pada tahun 2014, dimana seluruh komputer milik madrasah baik di perkantoran, maupun dalam pembelajaran tidak ada lagi yang memakai software bajakan, pungkasnya.(TM).