Menggunakan system operasi Open Source tidak
membuat MAN Pangkalan Balai (manpaba) mengalami kendala dalam mengoperasikan
website madrasah. Justru dengan OS Open Source ini lah banyak kemudahan yang
didapat, diantaranya tidak dapat ditembus oleh virus-virus berbasis windows.
Sejak dirilis awal Desember 2013 lalu, sebagaimana
diungkapkan oleh admin website manpaba Lusi Suryadi, S. Pd selasa (31/12), website
manpaba dengan nama domain www.manpaba.sch.id ini, selalu diupdate menggunakan
perangkat open source.
“Dengan menggunakan web browser Mozila Firefox, tim
IT Manpaba tidak mengalami kendala dalam mengoperasikan website manpaba
tersebut”, ungkapnya.
Begitu juga dengan jaringan internet, jelas guru
Fisika ini, di manpaba ini memiliki jaringan internet speedy yang disalurkan
lewat jaringan tower radio, selanjutnya ditransmisikan ke komputer-komputer
yang ada di madrasah menggunakan jaringan lokal, sehingga tidak ada kendala
bahwa system operasi open source tidak bisa koneksi internet.
Sementara itu Kepala Manpaba Hazdi, S. Pd ketika
dikonfirmasi mengenai perkembangan IT di manpaba mengungkapkan, bahwa manpaba
di tahun 2014 ini, akan membangun pendidikan berbasis IT penuh (full IT) dengan
software open source, diantaranya dengan rencana strategis (renstra) tim IT
manpaba dalam waktu dekat akan melaksanakan pelatihan membuat media
pembelajaran interaktif berbasis FOSS bagi guru manpaba, jelas Hazdi.
Program tersebut tentunya sudah didukung kondisi
manpaba diantaranya memiliki jaringan internet, memiliki infocus yang terpasang
permanen di seluruh ruang kelas dan laboratorium, sumber daya manusia baik guru
maupun tim TIK yang berpengalaman, website madrasah, dan yang tidak kalah
pentingnya adalah alokasi dana yang telah dipersiapkan, pungkasnya.(TM).
