Pangkalan
Balai, Inmas
Untuk
pelaksanaan ujian praktek TIK ini Laboratorium Komputer Manpaba
menyediakan 24 unit Komputer yang terdiri dari 10 unit PC dan 14 unit
Laptop yang semuanya terinstal sistem operasi Open Source.
Pelaksanaan
ujian praktek Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di
MAN Pangkalan Balai (manpaba) telah selesai dilaksanakan Sabtu (29/3)
di Laboratorium Komputer manpaba. Sebanyak 192 orang siswa dari
jurusan IPA dan IPS diuji membuat dokumen menggunakan software Free
Open Source Software (FOSS).
Pada
ujian akhir praktek ini, siswa diminta membuat dokumen diantaranya
menggunakan perangkat lunak pengolah kata, pengolah angka, dan
pembuat presentasi sebagaimana diungkapkan oleh guru TIK Manpaba Lusi
Suryadi, S. Pd diruang kerjanya Selasa (1/4).
Untuk
membuat dokumen pengolah kata seperti surat dinas, siswa menggunakan
software Libre Office Writer, pengelolah angka seperti tabel keuangan
menggunakan software libre office calc, dan membuat presentasi
menggunakan libre office impress, dan dari materi yang diujikan ini
semua siswa dapat menyelesaikan tugas tepat pada waktunya, ujar
pengelolah Laboratorium Komputer ini.
Manpaba
memang agak berbeda dalam hal ujian praktek ini, ujar guru Fisika dan
TIK manpaba ini, kalau sekolah umum biasanya menggunakan software
microsoft office, namun di manpaba semua komputer dan laptop di
laboratorium menggunakan libre office, dengan sistem operasi Ubuntu,
Linux Mint, dan Zorin, pungkasnya.
Kepala
Manpaba Hazdi, S. Pd berkaitan dengan materi ujian akhir praktek ini
mengungkapkan bahwa software yang digunakan untuk pembelajaran TIK
dan administrasi perkantoran di manpaba semuanya menggunakan FOSS,
hal ini berkenaan dengan komitmen manpaba sejak tahun 2011 lalu yang
mengganti semua perangkat lunak berbasis windows dengan free open
source software (FOSS), ujar Hazdi.
Di
tahun 2012 manpaba meraih peringkat ke-3 lomba open source tingkat
provinsi, dan di tahun 2013 manpaba kembali meraih peringkat ke-2
lomba open source tingkat provinsi, ini juga sebagai modal mengikuti
lomba Indonesia Open Source Software Award (IOSA) yang
diselenggarakan oleh Kominfo RI tahun ini, atas dasar ini juga kita
berkomitmen untuk terus menggunakan dan mensosialisasikan FOSS ini,
tambahnya.(LS).