Selamat datang di Madrasah Aliyah Negeri Pangkalan Balai * * * * Manpaba meraih peringkat pertama Madrasah Sehat Tingkat Provinsi dan Peringkat Kedua Lomba Satker Open Source Award (SOSA) 2013 tingkat Provinsi Sumatera Selatan * * * Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1435 H

Selasa, April 22, 2014

NAJIB HAITAMI BUKA WORKHSOP KURIKULUM 2013 DI MANPABA

Do you want to share?

Do you like this story?


Pangkalan Balai, Inmas.
Penerapan kurikulum 2013 bagi suatu lembaga pendidikan sudah merupakan suatu keharusan untuk tahun ajaran 2014/2015. Dalam rangka menghadapi penerapan kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2014/2015 mendatang, MAN Pangkalan Balai (manpaba) menggelar Workshop Implementasi Penerapan Kurikulum 2013 yang diikuti oleh 40 orang guru Manpaba.
Acara yang digelar selama 3 hari ini akan berlangsung tanggal 22 hingga 25 April 2014 mendatang. Workshop kurikulum ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Drs. Najib Haitami, MM yang didampingi oleh Kasubag Tata Usaha Kemenag Banyuasin Salni Fajar, S. Ag, M. Si.
Kepala Manpaba Hazdi, S. Pd melalui ketua panitia pelaksana kegiatan Lisliana, S. Ag dalam laporannya mengungkapkan bahwa workshop kurikulum ini diikuti oleh guru manpaba dengan nara sumber dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Sumatera Selatan dengan metode workshop Ceramah dan praktek.
Hasil dari workshop ini, ujar Lisliana setiap guru memiliki kemampuan menyusun perangkat pembelajaran diantaranya Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Silabus, dan RPP yang sudah siap sebelum masuk tahun ajaran baru nanti, jelasnya.
Sementara itu Kakanwil Kemenag Sumsel Najib Haitami dalam pengarahannya mengatakan bahwa selama memimpin kemenag dirinya memprioritaskan pembangunan madrasah di sumsel dengan mengalokasikan pembangunan madrasah secara merata di seluruh kabupaten/kota, tujuannya adalah agar mutu madrasah lebih baik dan setara dengan sekolah umum lainnya.
Pembangunan madrasah ini, lanjut Najib memang lebih mudah dari pada memelihara, sehingga didapati banyak madrasah juga memiliki fasilitas yang buruk, oleh karena itu untuk memimpin suatu madrasah harus ditunjuk orang yang kompeten, jelasnya.
Mengenai implementasi kurikulum 2013 Najib mengatakan bahwa kurikulum ini dapat menghasilkan manusia Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi.
Semoga dengan penerapan kurikulum 2013 ini, generasi penerus masa yang datang akan menjadi lebih baik lagi, pungkasnya.(LS).