Selamat datang di Madrasah Aliyah Negeri Pangkalan Balai * * * * Manpaba meraih peringkat pertama Madrasah Sehat Tingkat Provinsi dan Peringkat Kedua Lomba Satker Open Source Award (SOSA) 2013 tingkat Provinsi Sumatera Selatan * * * Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1435 H

Selasa, Februari 11, 2014

MANPABA VERIFIKASI AKHIR DATA PESERTA UN 2014

Do you want to share?

Do you like this story?



Pangkalan Balai, Humas.
Ujian Nasional (UN) tahun 2014 yang seyogyanya akan berlangsung pada tanggal 14 April 2014 mendatang, membuat MAN Pangkalan Balai kembali melakukan review atas kesiapan dalam menghadapi ujian ini. Diantara upaya yang dilakukan manpaba bersama dengan anggota kelompok kerja madrasah (KKM) adalah melakukan pengecekan akhir terhadap data-data siswa peserta UN.
Pengecekan data peserta ini sebagaimana diungkapkan oleh operator entri data peserta UN Aan Pranata di ruang kerjanya Selasa (11/2), untuk memastikan apakah seluruh data peserta sudah benar, diantaranya data nama siswa yang disesuaikan dengan ijazah SLTP, tempat dan tanggal lahir, dan nomor ijazah SLTP terdahulu, nama orang tua, jika data sudah benar langkah selanjutnya mencetak verifikasi data, kemudian dikirim ke panitia UN, jelas Aan.
Hingga hari ini (selasa/11), ujar Aan jumlah data peserta UN subrayon 06 Manpaba yang telah terverifikasi sebanyak 1306 peserta, yang terdiri 26 madrasah aliyah. Untuk data peserta UN manpaba sebanyak 192 orang sudah dipastikan telah dicek kebenarannya, tambahnya.
Ketua KKM Madrasah Aliyah Kabupaten Banyuasin Hazdi, S. Pd, berkenaan dengan verifikasi peserta UN ini  juga menginstruksikan kepada kepala-kepala Madrasah Aliyah Swasta, agar kembali melakukan cek verifikasi data siswa peserta UN, jika pengecekan telah dilakukan dan data sudah benar, maka data aplikasinya dikirimkan ke operator di MAN Pangkalan Balai untuk selanjutnya dikumpulkan, jelas Hazdi.
Pengecekan verifikasi data ini penting menurut Kepala Manpaba ini, karena jika data siswa peserta UN salah, dan baru ketahuan ketika UN dimulai, maka ini bisa merugikan siswa tersebut, pungkasnya.(LS).