Selamat datang di Madrasah Aliyah Negeri Pangkalan Balai * * * * Manpaba meraih peringkat pertama Madrasah Sehat Tingkat Provinsi dan Peringkat Kedua Lomba Satker Open Source Award (SOSA) 2013 tingkat Provinsi Sumatera Selatan * * * Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1435 H

Minggu, Februari 16, 2014

MANPABA GELAR RAZIA KETERTIBAN

Do you want to share?

Do you like this story?



Pangkalan Balai – Humas.
Dalam rangka mewujudkan ketertiban dan kedisiplinan di lingkungan MAN Pangkalan Balai (manpaba), sabtu (16/2) kemarin, tim yang dikomandoi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Hj. Rozalina, S. Ag menggelar razia ketertiban dan kedisiplinan siswa.
Razia ini dilakukan pada waktu senam pagi, lebih kurang satu jam 18 kelas disisir oleh tim yang terdiri dari Wakil Kepala Madrasah, Pembina OSIS dan dewan guru manpaba. Dari hasil penyisiran ini didapatkan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh siswa, diantara pelanggaran terbanyak adalah membawa perangkat komunikasi telepon seluler (ponsel).
Waka Kesiswaan Hj. Rozalina, S. Ag ketika memimpin razia ini mengatakan bahwa razia ini ditujukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti siswa membawa rokok, farfum berbau tajam, konten pornografi, dan hal-hal lainnya yang sudah ditetapkan dalam tata tertib siswa, ujarnya.
Untuk siswa yang terjaring, lanjut Rozalina akan diberikan sanksi sebagaimana tercantum dalam tata tertib siswa berupa point pelanggaran, juga orang tua siswa tersebut akan kita panggil, kita ingin mengkomunikasikan pelanggaran anak tersebut dengan orang tuanya, karena penanganan siswa bermasalah tidak cukup hanya di sekolah saja, tambahnya.
Mengenai point yang didapatkan siswa akibat pelanggaran tata tertib ini, guru matematika ini mengatakan, jika siswa memiliki point 25 panggilan pertama orang tua, jika point mencapai 50 panggilan kedua, selanjutnya panggilan ketiga jika point 75, namun jika sudah panggilan ketiga tidak ada perubahan, maka siswa yang bersangkutan jika mencapai point 100 akan dikeluarkan dari madrasah, jelas Roza.
Sementara itu Kepala Manpaba melalui Wakil Kepala Bidang Humas Drs. Moh. Affan yang juga turut serta dalam razia ini mengungkapkan, jika hasil dari razia ketertiban ini didapatkan banyak siswa yang membawa HP. Hasil tangkapan berupa HP ini sebagaimana perjanjian dengan orang tua siswa, bahwa HP yang tertangkap oleh sekolah tidak akan dikembalikan kepada yang bersangkutan, jelasnya.
Manpaba melakukan pelarangan membawa HP bagi siswa agar lebih konsentrasi dalam belajar, mengenai alasan untuk menghubungi orang tua, madrasah telah menyiapkan telepon madrasah untuk digunakan siswa, sehingga tidak ada kendala dalam hal komunikasi.
Disisi lain penggunaan HP bagi pelajar, lebih banyak mudhorotnya dibandingkan manfaatnya, hal ini karena banyak siswa berbuat asusila menggunakan perangkat elektronik pintar ini. Banyak kasus yang terjadi di Negara kita, dimana pelajar merekam adegan porno dan mengunggahnya di internet, dan bahkan mentransper film-film porno lewat perangkat HP menggunakan Bluetotooth.(LS).