Pangkalan Balai, Humas.
Salah satu masalah yang dihadapi dalam migrasi
perangkat lunak open source adalah kurang suportnya OS ini terhadap perangkat
lunak berbasis windows yang selama ini sangat akrab dengan pengguna computer.
Tentunya ini juga yang menjadi tantangan bagi tim
TIK MAN Pangkalan Balai (manpaba). Sehingga salah satu pertanyaan ini menjadi
pertanyaan dewan Juri SOSA 2013 beberapa hari yang lalu.
Untuk satker manpaba sendiri memang ada beberapa
perangkat computer yang tidak dimigrasi ke FOSS, karena digunakan untuk menjalankan
aplikasi berbasis windows yang dikeluarkan oleh kementerian keuangan maupun
kemenag.
Namun keadaan ini akan berubah seratus persen, dan komitmen migrasi
total akan terwujud di tahun 2014 mendatang, hal ini karena tim TIK manpaba
telah berhasil menginstal software-software berbasis windows pada system
operasi open source.
Keberhasilan tim TIK manpaba ini, tentunya menjadi
sebuah jawaban kebuntuan yang selama ini dialami karena tidak bisa memasang
aplikasi yang berbasis windows di computer open source seperti aplikasi
keuangan sakpa, bmn, adp, dan lain sebagainya.
Keberhasilan menginstal aplikasi berbasis windows
pada OS open source ini, diperlihatkan langsung oleh tim TIK manpaba Lusi
Suryadi, S. Pd hari ini Senin (23/12) di ruang guru manpaba. Bahkan telah
dicoba menginstal software-software seperti adobe reader, winrar, winamp,
games-games windows, dan bahkan Microsoft office.
Selama proses instalasi, program tersebut berjalan
sebagaimana pada OS windows, dan penginstalan dilakukan secara offline.
Hasilnya pun dapat dijalankan pada layar desktop maupun dari star menu.
Kepala Manpaba Hazdi, S. Pd menyatakan apresiasinya
atas keberhasilan tim TIK manpaba, sehingga tahun 2014 nanti kita ganti semua
program pada laptop yang menjalankan aplikasi keuangan seperti sai, sakpa, bmn,
adp, dan software-software lainnya.
“Kita juga akan sosialisasikan ini kepada seluruh
satker yang ada di Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin, sebagai kontribusi
manpaba terhadap kemajuan open source ini”, ujar hazdi.(LS).