Penerapan Kurikulum 2013 yang dicanangkan oleh
pemerintah bagi seluruh satuan pendidikan pada tahun 2014 mendatang, masih menjadi
salah satu sumber kebingungan yang harus dihadapi oleh para guru saat ini.
Kebingungan tersebut disebabkan belum jelasnya bagaimana penerapan dan
pengaplikasian Kurikulum 2013 tersebut di lapangan.
Sebanyak 60 orang guru yang terdiri dari guru
Manpaba dan guru-guru madrasah aliyah swasta yang tergabung dalam kelompok
kerja madrasah (KKM) m
Lanjutnya, Workshop ini bertujuan meningkatkan
kemampuan profesionalisme guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan
mengevaluasi proses belajar mengajar, serta menambah kesiapan guru-guru
sehubungan dengan rencana implementasi kurikulum 2013 pada tahun pelajaran
2014/2015, jelas Wakil Kepala Bidang Kurikulum ini.
Hazdi meminta kepada peserta workshop agar
mengikuti kegiatan ini dengan baik agar berdampak pada pembelajaran yang
diberikan kepada peserta didik nantinya.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Banyuasin Dra.H.A.Zainuri melalui Kasi Pendais Drs. Ali Hasymi, MM mengatakan,
bahwa workshop ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh
guru dalam menghadapi penerapan kurikulum 2013 ini mendatang, ujarnya.
“Mau tidak mau, seluruh guru harus memahami dan
menerapkan kurikulum 2013 ini pada tahun 2014/2015 mendatang, terutama di MAN
Pangkalan Balai yang telah terakresitasi “A”, jelas mantan kepala manpaba ini.
Kegiatan workshop ini dibuka langsung oleh Kasi
Pendais Kemenag Banyuasin dengan mengajak seluruh peserta mengucapkan kalimat “basmallah”,
dengan diiringi tepuk tangan dari peserta kegiatan ini resmi dibuka.(LS).