Pangkalan Balai, Humas.
Dalam rangka upaya menegakkan peraturan dan tata tertib siswa (tatibsi) di MAN
Pangkalan Balai Pangkalan Balai, Humas.
Dalam rangka upaya menegakkan peraturan dan tata tertib siswa (tatibsi) di MAN Pangkalan Balai (manpaba), hari ini Kamis (24/10) tim yang dikomandoi oleh Waka Kesiswaan melakukan razia diseluruh kelas manpaba.
Razia yang dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB ini ditujukan untuk menertibkan siswa yang melanggar peraturan dan tata tertib di madrasah. Diantaranya pakaian seragam madrasah, rambut dan kuku, serta aksesoris dan Handphone (HP).
Dalam rangka upaya menegakkan peraturan dan tata tertib siswa (tatibsi) di MAN Pangkalan Balai (manpaba), hari ini Kamis (24/10) tim yang dikomandoi oleh Waka Kesiswaan melakukan razia diseluruh kelas manpaba.
Razia yang dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB ini ditujukan untuk menertibkan siswa yang melanggar peraturan dan tata tertib di madrasah. Diantaranya pakaian seragam madrasah, rambut dan kuku, serta aksesoris dan Handphone (HP).
Lanjutnya, pelanggaran terbanyak dalam beberapa
razia yang kita lakukan terdahulu lebih dominan seragam dan rambut siswa. Namun
dalam razia kali ini kita banyak menangkap handphone siswa, padahal madrasah
sudah melarang siswa membawa handphone, ujarnya.
“Membawa HP ke madrasah itu pointnya 25 point, dan
orang tua siswa akan kita panggil ke madrasah, juga HP tidak akan dikembalikan
lagi kepada siswa,” tambah Rozalina.
Sementara itu terkait penyitaan HP ini, Kepala
Madrasah Hazdi, S. Pd menyatakan bahwa sejak awal tahun ajaran sudah
diberitahukan kepada orang tua siswa kelas X, XI, dan XII terkait pelarangan
membawa handphone ke madrasah, hal ini karena Handphone lebih banyak menyita
konsentrasi belajar siswa di sekolah, belum lagi hal-hal negatif lainnya.
“Kita tidak ingin kasus-kasus seperti pornoaksi dan
pornografi yang diakibatkan oleh teknologi komunikasi ini terjadi di madrasah,
ditambah lagi main facebook dan sms-an ketika belajar berlangsung yang
jelas-jelas mengganggu proses KBM, ungkap Hazdi.(LS).